Sejarah Singkat Homeschooling

John Caldwell Holt

(US, 1923 – 1985)

 

       John Caldwell Holt seorang pendidik dan penulis di Amerika Serikat prihatin atas sistem pendidikan di tempat dia mengajar. Akhirnya Holt mengembangkan Homeschooling sekitar tahun 1960-an dengan memberikan keleluasaan dalam proses pendidikan kepada setiap anak didiknya. Dasar pemikiran Holt mengandung misi pembebasan cara berpikir instruktif seperti yang dikembangkan melalui sekolah (John C. Holt & Pat Farenga, Teach Your own.h.85).


      Holt berkeyakinan bahwa anak-anak yang dilengkapi dengan lingkungan belajar yang luas dan menarik akan membuat anak siap untuk belajar. Selain itu, anak-anak tidak perlu dipaksa belajar karena anak akan melakukannya secara alami jika diberi kebebasan untuk mengikuti kepentingan mereka sendiri dengan berbagai macam sarana dan sumber belajar.
 

      Sejak itu konsep Homeschooling terus berkembang ke negara-negara eropa dengan konsep yang juga berkembang dari waktu ke waktu. Masyarakat luaspun mulai  mengikutinya karena mereka menganggap sistem pendidikan formal di sekolah cenderung stagnant.

Di Indonesia, homeschooling diperkirakan mulai muncul sekitar tahun 1996 dan mulai marak dijadikan alternatif pendidikan sekitar tahun 2005.


Banyak orang tua yang akhirnya berminat menyekolahkan anaknya di homeschooling karena mereka ingin memiliki ruang untuk mendidik dan mengembangkan potensi anaknya secara lebih spesifik dan terarah.


Kak Seto adalah salah satu tokoh dalam bidang pendidikan dan hak anak yang turut memperjuangkan dan mempopulerkan konsep pendidikan homeschooling di Indonesia.