KONFERENSI TEOLOGI DAN PENDIDIKAN KE-2 GEREJA BETHEL INDONESIA 2011

“Mengembangkan Peran dan Dampak Gereja Melalui Pendidikan”
18-20 Oktober 2011 – Kampus Harapan Bangsa, Bandung

 

Departemen Teologi dan Pendidikan Gereja Bethel Indonesia bersama dengan Asosiasi Pendidikan Bethel kembali menyelenggarakan Konferensi Teologi dan Pendidikan (KTP) ke-2 GBI 2011, sebagai tindaklanjut sinergi yang telah terjalin sejak KTP yang pertama tahun 2009 dimana telah dibentuk Asosiasi Pendidikan Bethel (APB) sebagai wadah untuk terjalinnya kerjasama antar lembaga pendidikan baik umum maupun teologi dengan gereja.

Tujuan dilaksanakannya KTP yang ke-2 ini bagi pendidikan umum adalah untuk mendorong gereja-gereja dalam lingkungan GBI untuk membangun sekolah umum, memberikan informasi dan pelatihan pembukaan sekolah (PAUD/TK) serta menambahkan wawasan strategis potensi sinergi.

Dan bagi pendidikan teologia adalah untuk mensosialisasikan pedoman doktrin GBI dan mendiskusikan implementasi ajaran GBI untuk beberapa topik yang mengemukan antara lain mengenai warna Teologi Pentakosta, Pernikahan, dan Akreditasi (khusus bagi Sekolah Tinggi Teologia).

 

Dihadiri oleh 163 peserta dari berbagai sekolah umum, sekolah teologia serta perwakilan gereja dan BPD GBI dari seluruh Indonesia.  


clip_image002

 

Mark McClendon (CEO Cahaya Bagi Negeri Jakarta dan Anak Bersinar Bangsa Gemilang / 4/14 Window Generation) menyampaikan betapa pentingnya generasi 4 sampai 14 tahun mendapat perhatian dan pelayanan yang utama dari gereja.

Untuk video yang ditayangkan dapat di download di www.anakbersinar.com

clip_image004

Bpk. Ishak S. Wonohadidjojo, Ed.D. (Direktur Association of Christian School International Indonesia)  dalam  ‘Peluang dan Tantangan Membuka Sekolah’  yang diikuti oleh testimoni dari Bpk. Dr. Ir. B. Tarigant (Ketua Yayasan Petra Harapan Bangsa / ITHB), Bpk. Samuel Tarigan, MBA (Rektor ITHB), dan Bpk. Pdt. Ir. Bob Foster (CEO Ganesha Operation)

 

Untuk selanjutnya, kesimpulan dan rekomendasi yang dihasilkan dalam konferensi ini, baik dari pendidikan umum maupun pendidikan teologia, akan disampaikan ke Sidang MPL BPH GBI mendatang. Dan diharapkan ke depan, pendidikan akan dapat menjadi salah satu agenda utama BPH GBI.

Konferensi ini juga diharapkan dapat memberikan semangat bagi para peserta untuk mulai mengembangkan pelayanan di bidang pendidikan serta terus meningkatkan mutu dan memanfaatkan sinergi dan jejaring seluas-luasnya bagi para peserta yang sudah melayani di bidang pendidikan baik pendidikan umum maupun pendidikan teologia.

Segala kemuliaan bagi nama Tuhan.

Untuk pemesanan DVD KTP GBI II 2011 klik di sini

KTP GBI II 2011

Tujuan:

 

KTP-GBI diselenggarakan dengan tujuan untuk:

  • Mendorong gereja-gereja dalam lingkungan GBI untuk membangun sekolah umum (PAUD sd Perguruan Tinggi) sebagai bagian dalam pelayanan kepada masyarakat sekitar (marketplace ministry).

  • Memberikan informasi dan pelatihan pembukaan sekolah (khususnya PAUD/TK).

  • Menambahkan wawasan strategis potensi sinergi antara gereja dan sekolah di lingkungan GBI.

  • Dalam bidang Teologia, memsosialisasikan pedoman doktrin GBI dan mendiskusikan implementasi ajaran GBI untuk beberapa topik yang mengemuka.

  • Memberikan informasi khusus bagi sekolah teologia yang menghadapi akreditasi.

  • Melakukan sosialisasi program kerja DTP-GBI dan APB.

 

Peserta KTP ke-II GBI adalah undangan dan perwakilan dari seluruh Indonesia yang berjumlah sekitar 350 orang, yang mencakup:

 

  1. Pengurus DTP Pusat dan berbagai BPD

  2. Perwakilan STT-Bethel dan STPB

  3. Gembala Sidang

  4. Anggota APB dan pemilik/pengelola sekolah di lingkungan GBI

  5. Angggota jemaat GBI: pengusaha serta pendidik yang terbeban untuk mendukung program Pendidikan GBI

 

Bagi Bapak/Ibu yang memiliki gereja, silahkan download presentasi ini untuk ditayangkan di gereja.

 

Download Flyer acara

 

Biaya Pendaftaran:

Rp. 250,000,- (dua ratus lima puluh ribu)/peserta

 

Pembayaran dapat dilakukan melalui no. Rekening Panitia:

Mandiri, KCP Jakarta Sunter Paradise

No Rec. 120-00-0688777-7

a/n. Departemen Teologia dan Pendidikan GBI

Dengan keterangan: Peserta KTP ke-II GBI

 

Kirimkan formulir pendaftaran dan bukti pembayaran ke:

Bpk. Eddy/Sdri. Nurmi

Fax: (022)-250 7901

Email: ktp_gbi@ithb.ac.id

SMS:

 

Atau pendaftaran online:

Pendaftaran

Pembicara

Jadwal Acara

Sponsorship

Informasi Akomodasi

Peta Lokasi

Liputan Seminar dan Workshop ‘Educating A New Generation from the 4/14 Window to Transform the World’

"4/14 Window" atau Jendela 4/14 adalah sebuah istilah yang baru-baru ini dicetuskan oleh Dr. Luis Bush (penggagas 10/40 Window beberapa tahun yang lalu) untuk menyebutkan sebuah kelompok demografis usia 4 hingga 14 tahun, yang perlu mendapat prioritas dalam pelayanan untuk diraih bagi Kristus karena beberapa alasan, di antaranya: di dalam area geografis 10/40 window (10-40 derajat Lintang Utara), kelompok usia 4-14 adalah kelompok usia terbesar dalam masyarakat. Kelompok usia tersebut sangat terbuka dan mudah menerima segala bentuk masukan pengembangan intelektual dan spiritual. Karena itu masa depan gereja bahkan bangsa akan tergantung kepada pembentukan kompetensi, sikap, dan iman anak-anak yang saat ini dibinanya.

Melihat fakta tersebut, Asosiasi Pendidikan Bethel (APB) bekerjasama dengan Association of Christian School International (ACSI) – Indonesia serta berbagai lembaga terkait, pada tanggal 3-4 November lalu, menyelenggarakan Seminar dan Workshop dengan tajuk EDUCATING A NEW GENERATION FROM THE 4/14 WINDOW TO TRANSFORM THE WORLD. Seminar dan Workshop yang diselenggarakan di Kampus ITHB Jl. Dipatiukur 80-84 Bandung ini dihadiri oleh lebih dari 150 peserta, yakni para pimpinan gereja, guru, pimpinan lembaga pendidikan Kristen dan pemerhati pendidikan.

Tampil sebagai pembicara utama dalam Seminar ini adalah Dr. Nam Soo Kim. Selain sebagai 4/14 Window co-initiator, beliau juga adalah Gembala Senior Full Gospel New York Church, New York, Amerika Serikat. Dr. Kim memiliki visi dan dedikasi untuk mempersiapkan pemimpin Kristen di masa depan di seluruh dunia melalui pendidikan yang fokus pada pengembangan kepribadian dan pembentukan spiritual. Mendirikan sekolah di USA dan di beberapa negara di Amerika Latin dan Afrika dengan jumlah siswa lebih dari 10,000. Dalam seminar ini, Dr. Kim menegaskan bahwa kelompok umur 4 sampai 14 tahun adalah kelompok yang paling strategis karena paling menerima dan paling terbuka terhadap Injil Kristus. 85% sifat dan karakter manusia dibentuk sebelum usia 6 tahun dan 85% pemimpin Kristen di USA bertobat pada usia 4-14 tahun. Jika anak-anak ini dijangkau, dibina, dibimbing dan diperlengkapi dengan tepat, maka mereka akan menjadi suatu kekuatan yang sangat penting dan strategis bagi transformasi dunia.

Gereja, orang tua dan para pendidik Kristen harusnya sadar bahwa ini merupakan peperangan rohani, jangan sampai dunia merebut generasi ini terlebih dahulu. Oleh sebab itu, gereja jangan menjadi gereja yang tidak peduli dan hanya memikirkan dirinya sendiri selayaknya sebuah kapal pesiar. Tetapi gereja haruslah menjadi seperti kapal perang, harus secara aktif memikirkan berbagai strategi serta membangun aliansi untuk merebut generasi ini dari pikatan dunia. Hal ini dapat dilakukan antara lain dengan membuka tempat dan pelayanan bagi pembinaan anak-anak melalui berbagai kegiatan seperti: olah raga, memberdayakan jemaat dan pengerja untuk kursus/pelatihan praktis yang menarik minat anak (seperti pelatihan bahasa Inggris/Mandarin, les privat mata pelajaran, komputer, menggambar dan lain sebagainya), dan lain sebagainya. Bahkan banyak juga Gereja yang memperluas pelayanannya dengan membuka sekolah mulai dari PAUD sampai pendidikan tinggi. Gereja harus kreatif dan melakukan kerjasama dengan berbagai pihak dalam melakukan pelayanan ini terutama dalam pelatihan para pendidik yang kompeten serta sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan.

Sebagaimana Firman Tuhan dalam Amsal 22:6, "Didiklah anak muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang daripada jalan itu".

Selain membagikan visi kepada para pemimpin Gereja, juga dilaksanakan Workshop peningkatan kompetensi guru Kristen. Para pendidik Kristen harus melihat anak didiknya sebagai generasi yang akan menjadi pemimpin di masa depan bagi Kristus. Untuk itu cara mengajar, materi ajar serta pendekatan kepada anak didik haruslah selaras dengan kebenaran Firman Tuhan.

Pembicara pada workshop hari ke dua adalah para praktisi dan ahli di bidang pendidikan yang sesuai dengan nilai-nilai kekristenan, yaitu: Bapak Ishak S. Wonohadidjojo, Ed.D (Direktur Nasional– Association of Christian School International Indonesia) membahas tentang bagaimana membangun karakter anak Indonesia. Kemudian, Bapak Colin Beaton, Ph.D. (Ahli Pendidikan & Direktur Akademik ITHB, Bandung) membahas tentang pembelajaran aktif, yang menguraikan bahwa pembelajaran aktif hendaknya merupakan pembelajaran kognitif.

Pembicara lainnya adalah Bapak Gregg Faddegon, B.Sc.,M.Ed. (Junior High Principal SPH), yang membahas tentang manajemen perilaku dan dan proses pendisiplinan peserta didik. Ibu Glenys M. Beaton, B.Sp.Ed. (Ahli Pendidikan Khusus Anak Kesulitan Belajar), pada sesi terakhir membahas tentang cara-cara praktis menolong siswa yang mengalami kesulitan belajar.

Seminar dan workshop ini merupakan langkah awal dari APB dalam mewujudkan sinergi antar gereja dan lembaga pendidikan Kristen di Indonesia serta untuk meningkatkan kompetensi guru serta lembaga pendidikan Kristen agar dapat menjadi alat Tuhan dalam mempersiapkan pemimpin masa depan bagi Kristus.

Untuk mendapatkan materi seminar dan workshop, email ke: apb@ithb.ac.id

Foto bersama peserta Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Kristen bersama Direktur APB (Bpk. Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham, D.Th.)

dan Direktur ACSI (Bpk. Ishak S. Wonohadidjojo, Ed.D.) beserta para pembicara



Pastor Dr. Nam Soo Kim bersama Bpk. Ir. Samuel Tarigan, MBA (Direktur Pendidikan Umum APB)



Pastor Dr. Nam Soo Kim bersama tim dari Full Gospel New York Church, NY bersama Ketua Panitia,

Pdt. Dr. Ir. B. Tarigant dan panitia Seminar dan Workshop 4/14 Window

SEMINAR & WORKSHOP EDUCATING A NEW GENERATION FROM THE 4/14 WINDOW TO TRANSFORM THE WORLD

3-4 November 2010
Kampus ITHB, Jl. Dipatiukur 80-84, Bandung

‘Kelompok umur 4 sampai 14 tahun adalah kelompok yang paling strategis’

UBAH DUNIA MELALUI PROFESI DAN PELAYANAN ANDA SEBAGAI PENDIDIK

  • Kelompok 4-14 tahun adalah kelompok yang paling strategis karena paling menerima dan paling terbuka terhadap Injil Kristus
  • 85% sifat dan karakter manusia dibentuk sebelum usia 6 tahun dan 85% pemimpin Kristen di USA bertobat pada usia 4-14 tahun
  • Jika anak-anak ini dijangkau, dibina, dibimbing dan diperlengkapi dengan tepat, maka mereka akan menjadi suatu kekuatan yang sangat penting dan strategis bagi transformasi dunia
  • Ams 22:6: ‘Didiklah anak muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang daripada jalan itu.’

Hadiri Seminar dan Workshop yang akan membuka mata Anda untuk melihat bagaimana rencana Allah yang luar biasa untuk mengubah dunia melalui 4/14 Window.


PEMBICARA

  • clip_image002[5]DR. NAM SOO KIM (4/14 Window co-initiator, Gembala Senior Full Gospel New York Church, NY)

    Telah melayani selam 28 tahun sebagai Gembala Senior Full Gospel New York Church yang berlokasi di Flushing, New York dengan lebih dari 4000 jemaat.

    Dr. Kim memiliki visi dan dedikasi untuk mempersiapkan pemimpin Kristen di masa depan di seluruh dunia melalui pendidikan yang fokus pada pengembangan kepribadian dan pembentukan spiritual. Mendirikan lebih dari 10 sekolah di seluruh dunia (USA, Honduras, Rep. Dominica, Bolivia, Ecuador, Kenya, dan Nicaragua) memiliki lebih dari 10,000 siswa.

    Tahun 2009, bersama Dr. Luis Bush menggagas inisiasi Global 4/14 Window di New York, USA dihadiri peserta dari 60+ negara.

    Dr. Kim dikenal sebagai pembicara dan pengajar diantaranya pada Asian Mission Association (AMA) Conference dan organisasi lainnya di seluruh dunia.

  • Ishak S. Wonohadidjojo, Ed.D (National Director – Association of Christian School International Indonesia)

    Dr. Ishak adalah seorang pembicara, pelatih, pengajar dan konsultan pendidikan baik di dalam maupun di luar negeri. Merupakan Doktor bidang Pendidikan dari Philiphine, memimpin ACSI Indonesia yang kini telah memiliki lebih dari 140 anggota sekolah Kristen.

  • Colin Beaton, Ph.D (Education Expert University of Oregon, Academic Director – ITHB Bandung)

    Doktor bidang Pendidikan dari Oregon, USA, yang berpengalaman sebagai Dekan dan pengembang Fakultas Pendidikan Tabor College, Australia dan mentor dari Teacher’s College UPH. Dr. Colin adalah seorang hamba Tuhan yang memiliki panggilan khusus untuk melayani di Indonesia, khususnya dalam bidang pendidikan.

Pembicara lainnya:

- Gregg Faddegon, B.Sc.,M.Ed.

- Glenys M. Beaton, B.Sp.Ed.

 

SIAPA YANG PERLU HADIR?

Pimpinan Gereja/Yayasan Pendidikan/Sekolah Kristen, Kepala Sekolah, Guru serta jemaat yang terbeban melayani di dunia pendidikan.

 

ACARA

SEMINAR 4/14 WINDOW
Biaya : Gratis
Pembicara : Rev. Dr. Nam Soo Kim
Hari/tanggal : Rabu, 3 November 2010
Waktu : 17.00 – 19.30 WIB

 

WORKSHOP PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU KRISTEN
Biaya : Rp. 150,000,-
Hari/tanggal : Kamis, 4 November 2010
Waktu : 07.30 – 16.00 WIB
Materi :
- Membangun Karakter
- Pembelajaran Aktif
- Manajemen Perilaku
- Menolong Siswa yang Mengalami Kesulitan Belajar

 

INFORMASI PENDAFTARAN SEMINAR DAN WORKSHOP

Seminar 4/14 Window (3 Nov 2010)

  • Gratis, konfirmasikan kehadiran melalui SMS ke 0812 1045 2135 (nama, alamat, lembaga, jabatan)

Workshop Pengembangan Kompetensi Guru Kristen (4 Nov 2010)

  • Biaya Rp. 150,000,-/org (sertifikat, seminar kit, snack dan lunch)
    Gratis tambahan 1 orang sebelum tgl 25 Oktober 2010
  • Pembayaran dapat dilakukan via transfer ke:
    BCA No. Rek.: 227 0170750 an dr. Roy Budiarto Halim atau Ginny Miranti Susilo

SEKRETARIAT

Untuk informasi selengkapnya hubungi: Sdri. Nurmi/Sdri. Yunie
Kampus Harapan Bangsa, Jl. Dipatiukur No. 80-84, Bandung
Tel: (022) 250 6636, Fax: (022) 250 7901, SMS: 0812 1045 2135
Email: 4_14window@ithb.ac.id
Klik di sini untuk download brosur acara (PDF)

Klik di sini untuk pendaftaran online

WISUDA PERTAMA TK BETHEL SUKACITA, NIAS DAN GONGSOL, BERASTAGI

Seusai Konferensi Teologi dan Pendidikan GBI bulan Mei 2009 lalu, GBI
Sukacita, Bandung, menangkap visi Allah untuk memberkati dan menjangkau
jiwa di daerah-daerah pelosok di Indonesia melalui bidang pendidikan
terutama Pendidikan Anak Usia Dini dengan mendirikan TK di pos penginjilan
mereka di Nias dan Gongsol, Berastagi – Sumatera Utara. Untuk pelatihan
guru dan pengembangan kurikulum, GBI Sukacita mendapat dukungan dari
Institut Teknologi Harapan Bangsa, Bandung, Happy Holy Kids, Jakarta,
juga Cahaya Bangsa Classical School, Bandung.

Tahun 2009, TK Bethel Sukacita mulai beroperasi dengan 22 murid di Nias
dan 16 murid di Gongsol, Berastagi. 
Kurikulum dikembangkan sesuai dengan kebutuhan anak-anak setempat, mulai
dari kebersihan diri sendiri, cara berpakaian yang baik, sopan santun,
disiplin serta bagaimana berdoa dan memiliki karakter Kristus.
Pada Juni 2010 ini, dilaksanakan wisuda pertama TK Bethel Sukacita di Nias dan di Gongsol,
Berastagi. Hadir sebagai pembicara adalah Bpk. Pdt. Dr. Ir. B. Tarigant,
Gembala Senior GBI Sukacita, Bandung dan Ketua Yayasan Pendidikan Petra.
Acara berlangsung dengan meriah dan penuh sukacita, serta ada ucapan
syukur dan terima kasih dari orang tua kepada tim pengajar karena
anak-anak mereka selain dibekali dengan pengetahuan juga dididik untuk
memiliki sopan santun, bersih, teratur serta rajin berdoa.

Tahun 2010 ini juga, GBI Sukacita akan membuka 2 TK baru di Medan dan
Hiliweto, Gunung Sitoli – Nias. Untuk melengkapi anak-anak dengan
kemampuan berbahasa Inggris, TK Bethel Sukacita juga mendapatkan bahan
pengajaran dan pelatihan dari Ohana Foundation, Amerika.
Melalui pendidikan, kehidupan seorang anak dapat diubahkan, mulai dari
cara pandang, kemampuan berpikir, bahkan ditanamkan kebiasaan-kebiasaan
yang baik sehingga mereka diharapkan dapat menjadi berkat dan membawa
perubahan mulai dari lingkungan keluarganya.

Puji Tuhan, ini merupakan langkah awal dari kerjasama antar anggota
Asosiasi Pendidikan Bethel dalam mendorong gereja untuk mulai
mengembangkan pelayanannya di bidang pendidikan, mulai dari Pendidikan
Anak Usia Dini. Dalam setahun berdirinya APB, juga telah dirintis beberapa
kerjasama antara gereja dan lembaga pendidikan untuk pengembangan
pelayanan di bidang pendidikan, serta kerjasama antar lembaga pendidikan
baik untuk program beasiswa maupun pelatihan lainnya.
Untuk informasi mengenai kerjasama antar anggota APB, hubungi Sdri. Nurmi
(nurmi@ithb.ac.id) atau telp (022)-250 6636.

Membekali Anak dengan Life Skills – Bagian 1

Setiap orang akan selalu dihadapkan kepada berbagai situasi, mulaidari yang menyenangkan sampai dengan yang menyedihkan. Sikap dan respon kita atas situasi tersebut akan menentukan apakah kita akan mendapat keuntungan atau kerugian darinya. Jika kita bersikap tepat, positif dan bijaksana, situasi seburuk apapun dapat membawa kebaikan bagi kita. Firman Tuhan menyatakan dalam Roma 8:28:“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.” Sebaliknya, sikap negatif, pesimis dan tidak percaya akan membawa kehancuran karena kita akan menjadi lumpuh tidak berdaya.

 

Kemampuan dan keterampilan seseorang untuk menguasai pikiran dan hatinya, beradaptasi, bereaksi dan berperilaku positif dalam menghadapi tuntutan atau tantangan dalam istilah populer sering disebut dengan life skills. Sebagaimana keterampilan lainnya, kemampuan ini harus dibentuk dan dilatih agar dapat berkembang. Sebagai pendidik, setiap orang tua memiliki tanggung jawab untuk membantu anak-anak mereka mengembangan kemampuan tersebut.

 

UNESCO dan UNICEF telah menjabarkan Life Skill yang perlu dikembangkan sejak dini baik di sekolah maupun di rumah, beberapa yang utama di antaranya:

 

1. Keterampilan komunikasi dan interpersonal, yaitu:

  • Keterampilan komunikasi baik verbal maupun non verbal, mendengar dengan aktif serta mampu mengekspresikan perasaan serta mampu memberi dan menerima feedback dengan sikap positif.
  • Kemampuan mengendalikan situasi dalam suatu negosiasi dan konflik, asertif serta dapat mengatakan tidak tanpa harus mengorbankan suatu hubungan.
  • Bersikap empati, mendengar dan mengerti kebutuhan dan masalah orang lain serta dapat mengekspresikannya.
  • Dapat bekerjasama dan bekerja dalam tim, menghormati kontribusi dan cara orang lain yang berbeda serta dapat menggali kemampuannya sendiri sehingga dapat memberikan kontribusi yang berarti kepada kelompok.
  • Keterampilan memberikan pengaruh yang positif dan motivasi kepada orang di sekitar serta terampil dalam membangun jaringan.

2. Mengambil keputusan dan berpikir kritis, yaitu:

  • Terampil menggali informasi yang diperlukan dan mampu mengidentifikasi informasi yang relevan dan sumber informasi yang dapat dipercaya, mampu mengevaluasi akibat yang dapat terjadi di masa depan atas keputusan ataupun perbuatan yang kita atau orang lain, dapat menentukan solusi alternatif suatu masalah serta memiliki kemampuan analisis mengenai pengaruh nilai dan sikap kita atau orang lain terhadap motivasi.
  • Berpikir kritis dalam menganalisa bagaimana dan seberapa besar pengaruh orang-orang di sekitar kita dan media, serta mampu menganalisa sikap, nilai, norma sosial dan kepercayaan juga faktor-faktor yang mempengaruhi hal tersebut.

3. Keterampilan mengatur dan mengendalikan diri sendiri, yaitu:

  • Keterampilan untuk meningkatkan focus kontrol internal, dengan kepercayaan diri, kesadaran akan kemampuan, hak-hak, nilai, sikap, kekuatan dan kelemahan diri sendiri, mampu menyusun tujuan hidup, keterampilan mengevaluasi dan memonitor diri sendiri.
  • Keterampilan manajeman perasaan, mengendalikan amarah, bagaimana menghadapi kesedihan dan kegelisahan, bagaimana menghadapi kehilangan, trauma dan kekerasan.
  • Manajemen stress dengan manajemen waktu, berpikir positif serta teknik relaksasi

Daftar yang panjang di atas tentu bukan dibuat untuk membuat orang tua frustrasi karena tuntutan yang demikian besar, tetapi untuk menjadi semacam ‘check list’ yang membantu kita mengembangkan kemampuan tersebut langkah demi langkah (tidak sekaligus).Sehingga, yang lebih penting bagi kita sekarang adalah menyusun rencana pendidikan di rumah dan cara-cara yang efektif untuk anak-anak kita. Ada beberapa keterampilan yang akan bisa dikembangkan melalui keteladanan, tetapi ada juga yang memerlukan penjelasan dan praktek latihan. Artikel berikutnya akan membahas beberapa contoh cara dan metode yang bisa dilakukan untuk hal di atas.

 

Kita harus menyadari bahwa di atas segalanya kita perlu mengandalkan Tuhan dan pertolongan Roh Kudus agar kita diberikan hikmat dan kekuatan melakukan tanggung jawab pendidikan bagi generasi penerus yang Tuhan percayakan bagi kita.

Hadirilah Seminar “Membimbing Anak Menjadi Remaja Mandiri & Sukses”

Brosur-Seminar-Prodigy-v4
Asosiasi Pendidikan Bethel (APB) bekerja sama dengan Science Group dan Prodigy akan mengadakan seminar  “Membimbing Anak Menjadi Remaja Mandiri & Sukses”. Kami mengundang  Bapak/Ibu khususnya guru Sekolah Minggu, Guru Sekolah serta orangtua siswa kelas 6 SD s.d. kelas 3 SMA untuk dapat hadir dalam seminar tersebut, yang diselenggarakan pada :

 

Hari, tanggal : Jumat, 11 Juni 2010
Waktu : 13.00 – 15.00 WIB
Lokasi : Kampus Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB)
Jl. Dipatiukur No. 80 – 84, Bandung
Ruang Seminar, lt. 3
Pembicara : Darmana H. Setiady
Tiket : Rp. 25.000,- (anak dapat dibawa serta dan tidak dipungut biaya)

 

Beberapa materi yang akan dibahas oleh pembicara dalam seminar ini antara lain :

 

1.       Kunci sebuah kesuksesan dan kemandirian anak

2.       Tangga-tangga kesuksesan anak

3.       Membangun karakter Kristus pada diri anak

 

Untuk informasi selengkapnya dan info pendaftaran, hubungi Sekretariat APB dengan Sdri. Nurmi di 022-2506636, atau email: nurmi@ithb.ac.id.

 

Atas perhatian dan kesediaan Bapak/Ibu untuk menghadiri acara ini, kami ucapkan terima kasih.

Tuhan Yesus Memberkati.

Pelatihan Guru Mengenai Materi Pengajaran Bahasa Inggris dari Ohana Foundation, USA

Minggu, 21 Maret 2010, APB bekerja sama dengan GBI Sukacita-ITHB, Bandung mengadakan training guru mengenai Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Perkenalan serta Praktek Materi Training Bahasa Inggris dari Ohana Foundation, USA bertempat di kampus ITHB, Jl. Dipatiukur 80-84, Bandung. Training ini disampaikan oleh Ibu Maya Irana Tampubolon, M.Ed. dari GBI Pekanbaru. Ibu Maya saat ini menjalankan program pelatihan Bahasa Inggris menggunakan materi dari Ohana Foundation, USA untuk PAUD/TK/SD di Pekanbaru

 

Pendidikan kepada Anak Usia Dini (PAUD)

Ada 3 (tiga) jenis pendidikan untuk anak-anak, yaitu:

  1. Pendidikan Formal: TK, RA, Play Group
  2. Pendidikan Non Formal: PAUD, PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat), paket A, B, C, dan pelatihan skill
  3. Pendidikan In Formal: Home Schooling

Saat ini, pendirian PAUD di daerah-daerah sangat didukung dan digalakkan oleh pemerintah. Dukungan yang diberikan oleh pemerintah dapat berupa buku-buku atau materi, donasi dan pelatihan-pelatihan untuk tenaga pengajar.

Syarat pendirian PAUD diatur dalam UU Sisdiknas 62/2009, dengan ketentuan antara lain:

  1. Tempat belajar dapat menggunakan ruang ibadah, rumah, tenda atau kantor kelurahan.
  2. Jumlah anak didik minimal 20 orang dan maksimal 25 orang. Usia 2-4 tahun harus ada 10 anak dan usia 4-6 ada 10 anak.
  3. Memiliki tenaga pengajar/guru.

Pendidikan PAUD diarahkan ke hubungan sosial anak, bukan skill akademik. Sistem pengajaran harus disampaikan kepada anak tidak boleh secara paksa, melainkan belajar sambil bermain dengan melakukan pengulangan-pengulangan.
Pendirian PAUD hendaknya bekerjasama dengan orang tua anak maupun masyarakat sekitar, sehingga dana maupun keamanan dapat terjamin.

 

Materi Training Bahasa Inggris dari Ohana Foundation, USA

Training/pelatihan bahasa Inggris dari materi Ohana Foundation disampaikan dalam bentuk DVD dan workbook yang di kemas dengan sangat menarik bagi anak-anak dan mudah untuk dipelajari.
Melalui pembelajaran dengan menggunakan DVD ini, maka sangat memungkinkan bagi guru-guru yang kurang fasih berbicara bahasa Inggris untuk tetap dapat mengajarkan bahasa Inggris kepada anak-anak.

 

Training Selanjutnya

Training dan praktek materi dari Ohana Foundation selanjutnya, akan diadakan pada tanggal 8 Mei 2010 pk. 09.00 di kampus ITHB, Bandung.
Untuk informasi selengkapnya mengenai training-training yang diadakan di lingkungan APB serta mengenai materi pengajaran Bahasa Inggris dari Ohana Foundation, hubungi Sekretariat APB dengan Sdri. Nurmi di 022-2506636, atau email: nurmi@ithb.ac.id

Daftar Pengurus Departemen Theologia dan Pendidikan BPH GBI Periode 2008-2012

NO

NAMA

JABATAN

 

PENGURUS INTI

 

1

Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham, D.Th

Ketua Dept. Theologia dan Pendidikan

2

Pdt. Dr. Frans Pantan

Sekretaris

3

Pdm. Yoel Manalu, S.Th

Sekretaris 2

4

Ir. Ginny Miranti Susilo

Bendahara 2

5

Pdp. dr. Roy Budiarto Halim, Sp.B

Bendahara 1

6

Rode Rini, S.PAK

Administrasi

 

BIRO PENDIDIKAN UMUM

 

1

Ir. Samuel Tarigan, MBA

Biro Pendidikan Umum

2

Pdp. Dr. Roy Budiarto Halim, Sp.B

Ketua Sub Bidang Beasiswa dan Sinergi

3

Pdt. Wisnu Tri Oka, MBA,  DSM, MA

Ketua Sub Bidang Peningkatan Mutu

4

Pdt. Basirun Sirait, S.Th

Ketua Sub Bidang Keanggotaan dan Kesekretariatan

5

Pdt. Ricky N. Tampubolon

Ketua Sub Bidang Keanggotaan dan Kesekretariatan

 

BIRO PENDIDIKAN THEOLOGIA

 

1

Pdt. Dr. Gernaida Krisna, M.Th, D.Min

Kepala Biro Theologia

2

Pdm. Edi Soerjantoro, D.Th

Sekretaris Pendidikan Theologia

3

Pdt. Andreas Eko Nugroho, M.Th

Ketua sub Bidang Pendidikan Tinggi

4

Pdm. Andreas Budi, M.Th

Ketua Sub Bidang Media dan Litbang

5

Pdm. Andreas Rusmanto, D.Th

Ketua Sub Bidang Pengembangan Mutu

 

BIRO DIKLAT

 

1

Pdt. Hengky So, S.Th

Ketua Biro Diklat

2

Pdt. Purim Marbun, M.Th

Sekretaris Biro Diklat

 

BIRO BEC

 

1

Pdt. dr. Josafat . S. Mesach, MA

Ketua Biro BEC

Anggota APB yang ingin mencantumkan berita atau kegiatan sekolahnya

Shalom Bapak/Ibu, APB membuka kesempatan bagi seluruh anggota APB yang ingin mencantumkan berita atau kegiatan sekolahnya di website APB, dengan cara mengirimkan materi/bahan berita ke paska_apb@ithb.ac.id.
 

Terima kasih, Tuhan Yesus Memberkati
 

Asosiasi Pendidikan Bethel
Jl. Dipatiukur No. 80-84 Bandung
Tel: 022-2506636
Fax: 022-2507901
www.apb.or.id